Cute Bow Tie Hearts Blinking Blue and Pink Pointer

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 04 Oktober 2016

Contoh Penulisan "Keterbatasan Pengembangan" Dalam Penelitian Pengembangan

Agar penelitian ini lebih terarah, maka penelitian ini dibatasi pada masalah berikut.
  1. Buku teks fisika yang dikembangkan diuji coba di SMAN 1 Bukittinggi.
  2. Buku teks fisika yang dikembangkan hanya memuat materi usaha dan energi, impuls dan momentum, fluida dinamis, teori kinetik gas, dan sumber energi.
  3.  Buku teks fisika yang diujicobakan hanya untuk satu kompetensi dasar saja.

Contoh Penulisan "Pentingnya Pengembangan" Dalam Penelitian Pengembangan

Pentingnya pengembangan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Buku teks menjadi sumber belajar alternatif yang mengacu pada kurikulum 2013. Kurikulum 2013 bersifat student centered  sehingga dengan menggunakan buku teks, peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran;
  2. Buku teks memberikan pengetahuan mitigasi bencana gunung meletus yang berkaitan dengan materi fisika. Hal ini mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh bencana gunung meletus sehingga perlu memberikan pemahaman mitigasi bencana kepada peserta didik;
  3. Buku teks menjadi acuan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Buku teks yang dikemas dengan banyak kegiatan pembelajaran sesuai dengan model pembelajaran SCPS sehingga peserta didik lebih termotivasi dalam mempelajari materi fisika.

Contoh Penulisan "Asumsi" Dalam Penelitian Pengembangan

Asumsi dalam pengembangan ini adalah buku teks dapat mengatasi permasalahan pada proses pembelajaran terintegrasi bencana yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. Buku teks ini diasumsikan dapat membantu peserta didik memahami materi usaha dan energi, impuls dan momentum, fluida dinamis, teori kinetik gas, dan sumber-sumber energi karena buku teks ini menyediakan penerapan konsep fisika kedalam kehidupan sehari-hari.
Asusmi lain, penelitian mengikuti alur penelitian Reeves. Pada fase refinement of problems, perlu dilakukan identifikasi dan eksplorasi permasalahan pendidikan. Untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi permasalahan pendidikan, digunakan instrumen analisis pendahuluan. Analisis pendahuluan yang dilakukan terdiri dari analisis awal-akhir, materi pembelajaran, karakteristik peserta didik, dan potensi daerah. Analisis awal-akhir mengasumsikan bahwa sekolah tempat melakukan memiliki analisa performa, kesulitan belajar, SKL, dan pekerjaan yang sama dialami oleh seluruh sekolah. Pada analisis materi pembelajaran, diasumsikan bahwa materi fisika sesuai dengan materi yang dijabarkan di silabus pembelajaran. Pada analisis karakteristik peserta didik, diasumsikan bahwa peserta didik sekolah menengah membutuhkan sumber belajar yang dapat membantu pembelajaran di kelas. Pada analisis potensi daerah, diasumsikan bahwa materi gunung meletus cocok diintegrasikan ke dalam materi fisika karena peserta didik berada di Sumatera Barat yang memiliki tiga gunung api aktif. Melalui analisis tersebut, buku teks yang dikembangkan dapat sesuai dengan harapan pembelajaran terintegrasi bencana.
Pada fase berikutnya, solutions, asumsi yang digunakan adalah buku teks dirancang sesuai dengan analisis kebutuhan yang telah dilakukan pada fase sebelumnya. Pada fase methods, buku teks yang dikembangkan distandarisasi melalui uji validitas dan praktikalitas sehingga buku teks valid dan praktis. Pada fase implementation, buku teks distandarisasi melalui uji efektivitas sehingga buku teks efektif.

Contoh Penulisan "Pentingnya Pengembangan" Dalam Penelitian Pengembangan

Pentingnya pengembangan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Buku teks menjadi sumber belajar alternatif yang mengacu pada kurikulum 2013. Kurikulum 2013 bersifat student centered  sehingga dengan menggunakan buku teks, peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran;
  2. Buku teks memberikan pengetahuan mitigasi bencana gunung meletus yang berkaitan dengan materi fisika. Hal ini mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh bencana gunung meletus sehingga perlu memberikan pemahaman mitigasi bencana kepada peserta didik;
  3. Buku teks menjadi acuan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Buku teks yang dikemas dengan banyak kegiatan pembelajaran sesuai dengan model pembelajaran SCPS sehingga peserta didik lebih termotivasi dalam mempelajari materi fisika.

Jumat, 10 Juni 2016

Aplikasi Kekekalan Energi Mekanik Dalam Keseharian

Buah Jatuh Bebas Dari Pohonnya
Dalam keseharian, Anda sering melihat buah jatuh bebas dari pohonnya (misalnya, buah mangga atau buah kelapa). Ketika buah jatuh bebas dari pohon ke tanah, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, terjadi konversi energi dari bentuk energi potensial menjadi energi kinetik. Energi potensial (Ep) makin berkurang sedangkan energi kinetik (Ek) makin bertambah, tetapi energi mekanik (Em) adalah konstan di posisi mana saja (asalkan gaya hambatan udara diabaikan).

Lompat Galah
Pada olahraga lompat galah, mula-mula pelompat mengerahkan energi kimia dalam tubuhnya untuk berlari sambil memegang galah. Di situ terjadi konversi dari energi kimia menjadi energi kinetik pelompat yang berlari. Tepat di dekat palang, pelompat yang sedang berlari menancapkan ujung galah ke dalam sebuah soket yang terdapat di tanah. Energi kinetik lari pelompat disimpan sementara dalam galah yang membengkok sebagai energi potensial elastis galah.

Ketika galah melurus, energi potensial elastis galah dikembalikan lagi ke pelompat, sebagian sebagai energi potensial gravitasi (dapat menaikkan ketinggian pelompat sampai 6 m dari tanah) dan sebagian lagi sebagai energi kinetik untuk melontarkan pelompat dengan kecepatan awal tertentu saat ia melepaskan pegangannya pada galah. Begitu ia melepaskan pegangannya pada galah, pelompat menempuh lintasan parabola. Jika semua hambatan dan gesekan diabaikan, energi kimia yang semula dikerahkan oleh pelompat yang berlari akan sama dengan energi potensial gravitasi pelompat di titik tertingginya dan sama juga dengan energi kinetik pelompat sesaat sebelum mendarat di tanah. Ini membuktikan berlakunya hukum kekekalan energi mekanik.

James Watt

James Watt lahir 19 Januari 1736 meninggal 19 Agustus 1819, berkebangsaan Skotlandia, seorang matematikawan, insinyur penemu mesin uap yang menjadi momentum perkembangan Revolusi Industri di Inggris. Ia dilahirkan di Greenock, Skotlandia, tinggal dan bekerja di Birmingham, Inggris. Dokumentasi hasil karyanya kini banyak tersimpan di perpustakaan Birmingham.
Gambar 13. James Watt
Watt mengadopsi pusat sentrifugal untuk mengatur kecepatan mesin uap (Ini sudah digunakan untuk mengatur angin dan watermills). Ia menemukan Linkage gerakan paralel (teknik mekanik) - hubungan untuk mengubah gerakan melingkar untuk memperkirakan gerakan garis lurus dan indikator diagram uap untuk mengukur tekanan uap dalam silinder sepanjang siklus kerja mesin, sehingga menunjukkan efisiensi.
Watt sangat berjasa dalam pengembangan mesin uap sehingga menjadi sarana pembangkit listrik yang ekonomis. Watt mengembangkan ruang kondensor terpisah yang secara signifikan meningkatkan efisiensi. Ia juga melakukan perbaikan lebih lanjut terhadap silinder uap, mesin double-acting, counter, indikator, dan katup throttle yang membuat mesin uap lebih efektif.
Watt menentang penggunaan uap tekanan tinggi, yang dilakukan beberapa orang teknisi mesin uap dan ahli lainnya sampai paten nya berakhir pada tahun 1800. Dengan rekannya Matthew Boulton ia berjuang melawan insinyur saingan seperti Jonathan Hornblower yang mencoba untuk mengembangkan mesin sejenis. Dia memperkenalkan unit yang disebut tenaga kuda untuk membandingkan output daya mesin uap, versi tentang unit yang setara dengan £ 550 kaki per detik (sekitar 745,7 watt).
Mesin uap model James Watt banyak dikonversi karena menjadi mesin yang paling efisien yang sangat mendukung dalam pengembangan indutri di Inggris. Mesin uap ini juga mendukung dalam kemajuan transportasi di kemudian hari, seperti kapal uap dan lokomotif. Untuk menghargai jasanya berikut ini beberapa pengabadiannya.
  1. Unit besaran listrik menggunakan namanya (watt)
  2. Namanya juga diabadikan menjadi nama universitas (Universitas Heriot-Watt Edinburgh)
  3. Ia juga dikenang oleh Lunar Society Moonstones dengan mengabadikan dalam sebuah patung.
  4. Sebuah sekolah ternama di Birmingham juga menggunakan namanya
  5. Ada 4 perguruan tinggi di Skotlandia yang menggunakan namanya yaitu James Watt College Kilwinning (North Ayrshire Kampus) dan Greenock (2 di Greenock, Finnart Kampus dan Waterfront Kampus)


Daya Lebih Besar, Lampu Lebih Terang

Anda mungkin sudah mengetahui satuan watt yang banyak digunakan untuk menyatakan spesifikasi peralatan listrik, seperti setrika listrik, televisi, kulkas, dan bola lampu pijar. Misalnya, bola lampu 25 watt berarti lampu melakukan usaha dengan laju 25 joule tiap sekon. Dalam satu sekon yang sama, bola lampu 60 watt mampu melakukan usaha 60 joule. Oleh karena dalam 1 sekon bola lampu 60 watt melakukan usaha lebih besar daripada bola lampu 25 watt, maka kita nyatakan lampu 60 watt memiliki daya yang lebih besar daripada lampu 25 watt. Bagaimana kita membuktikan pernyataan tersebut? Mudah saja, dekatkan kedua lampu kemudian nyalakan, maka lampu 60 watt berpijar lebih terang daripada lampu 25 watt.


Mobil Hibrida dengan Fuel cell

Semakin berkurangnya cadangan minyak mentah di perut bumi dan semakin tingginya tingkat pencemaran udara yang antara lain diakibatkan oleh gas sisa pembakaran (emisi) mesin kendaran bermotor berbahan bakar minyak, membuat produsen mobil terkemuka berusaha mencari bahan bakar alternatif baru.
Tantangan untuk mendapatkan kendaraan ramah lingkungan dengan emisi nol melahirkan kendaraan dengan bahan bakar hidrogen bertekanan tinggi, dengan mengombinasikan sistem hibrida dengan fuel cell dengan baterai kedua. Kendaraan dengan sistem ini disebut Fuel cell Hybrid Vehicle ( FCHV ).
FCHV pada prinsipnya adalah mobil yang menggunakan mesin listrik dengan tenaga listrik yang diperoleh oleh lewat reaksi kimia yang menggabungkan gas hidrogen dengan gas oksigen yang diperoleh dari udara. Sisa pembakaran yang dihasilkannya adalah air sehingga dianggap sangat aman untuk pelestarian lingkungan.
Selain itu, berbeda dengan mobil listrik konvensional yang perlu mengisi kembali baterainya selama beberapa jam, pengisian gas hidrogen hanya memerlukan sekitar lima menit.
Untuk fuel cell dengan tangki yang dapat membawa hidrogen sebanyak 340 atm memungkinkan mobil menempuh 161 km pada satu kali pengisian. Walaupun tangki membawa hidrogen lebih sedikit, yaitu 200 atm tetapi jika diberi baterai tambahan, baterai NiMH, jarak tempuh mobil meningkat dan dapat mencapai 250 km pada satu kali pengisian. Baterai tambahan membantu mobil saat berakselerasi atau membutuhkan tenaga lebih besar. Pengisian baterai NiMH dilakukan saat mobil menurunkan kecepatan (deselerasi).

Minggu, 01 Mei 2016

Sahabat Tercinta ku


#SahabatTercinta
#MyBestFriends
#Loveyoubestfriends
#Bestbestbest


Wiwi Lania
Destriayu Vasista
Sri Hartaty
Fanny Rahmatina Rahim

4 sekawan yang "aneh", bertemu entah karena alasan apa. Hingga sekarang tak pernah ada satupun konflik. Kami terbiasa membully satu sama lain, tapi kami mengerti itu tanda sayang. Kami terbiasa cuek satu sama lain, tapi kami tau saat-saat kami akan perhatian. Kami terbiasa tiba-tiba rame di Line, tapi kami hanya ingin membuat diri kami selalu diperhatikan. Kami, ya kami, akan selalu bersama dan saling mengingat.

Walaupun kami tidak dapat bertatap muka berjabat tangan, tapi kami selalu yakin akan ada saatnya kami kembali kedalam satu lingkaran, berbincang, menertawakan satu sama lain, hingga lelah, hingga kami tertidur di tempat yang sama hingga esok kembali lagi.


I Miss You, guys
Sahabat tercintaku.














Rabu, 20 Januari 2016

Contoh Kegiatan Pembelajaran Berbasis Synectics And Creative Problem Solving

Judul :   Persamaan Gas Ideal
Petunjuk         :  Silahkan duduk di dalam kelompok masing-masing yang terdiri dari 6 orang dan diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
Waktu :   4 jp (4 x 45 menit)
Kompetensi Dasar

Informasi Pendukung
Kamu sudah mempelajari tujuh sifat dari gas ideal. Ketujuh sifat gas ideal tersebut adalah (1) Gas ideal terdiri atas partikel-partikel (atom-atom ataupun molekul-molekul ) dalam jumlah yang besar sekali, (2) Partikel-partikel tersebut senantiasa bergerak dengan arah random/sebarang, (3) Partikel-partikel tersebut merata dalam ruang yang kecil, (4) Jarak antara partikel-partikel jauh lebih besar dari ukuran partikel-partikel, sehingga ukurtan partikel dapat diabaikan, (5) Tidak ada gaya antara partikel yang satu dengan yang lain, kecuali bila bertumbukan, (6) Tumbukan antara partikel ataupun antara partikel dengan dinding terjadi secara lenting  sempurna, partikel dianggap sebagai bola kecil yang keras, dinding dianggap licin dan tegar, (7) Hukum-hukum Newton tentang gerak berlaku.

Tahap I
Identifikasi dan Deskripsi Masalah

Perhatikan gambar dibawah ini!

{Image is not avaliable}

Sediakan mikroskop, tabung preparat, dan asap yang didapatkan dari hasil pembakaran kertas. Asap yang diperoleh dari pembakaran kertas tersebut dimasukkan kedalam tabung preparat. Posisikan tabung preparat di meja preparat pada mikroskop seperti gambar diatas. Apa yang dapat kamu lihat dari pengamatan tersebut?

Tahap II
Brainstorming dan Analogi
Bagaimana bentuk gerak sel asap yang telah kamu amati? Mengapa sel asap bergerak seperti itu?

Tahap III
Pengembangan Ide
Lakukan kajian literatur terhadap gerak brown. Kamu dapat memanfaatkan media internet atau buku-buku yang terdapat di perpustakaan sekolahmu. Setelah semua info dibutuhkan, fokuskan kajianmu terhadap kasus yang telah diberikan.

Tahap IV
Implementasi dan Examination
Setelah mendapatkan fokus kajian, jelaskanlah secara rinci pertanyaan yang telah disusun pada tahap II. Diskusikan secara mendalam dengan anggota kelompokmu. Setelah itu, susunlah hasil diskusimu dalam bentuk paper yang terdiri dari identifikasi masalah, kajian literatur, dan  pembahasan. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas. Mintalah masukan dari guru dan teman sekelasmu. Lakukan perbaikan apabila penjelasan yang diberikan belum sesuai dengan penjelasan yang semestinya.